PUNCAK JAYA - Di tengah hiruk pikuk tugas menjaga keamanan, prajurit TNI dari Satgas Yonif 631/Antang justru menemukan cara unik untuk merajut kebersamaan dengan masyarakat Papua. Bukan dengan senjata, melainkan dengan sapu dan alat kebersihan, mereka menunjukkan bahwa kehadiran TNI jauh melampaui sekadar menjaga perbatasan. Jumat (29/5/2026) lalu, momen kehangatan itu terasa kental di Kampung Dagai, Distrik Dagai, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.
Bersama warga setempat, para prajurit bahu-membahu membersihkan lingkungan Gereja Ara Ogombo. Kegiatan Bhakti TNI ini menjadi bukti nyata sinergitas antara aparat dan rakyat, menciptakan suasana yang penuh kekeluargaan. Serda Kasmadi, memimpin langsung 10 personel Satgas, menyoroti pentingnya kegiatan sosial ini sebagai sarana mempererat tali persaudaraan.
“Kami ingin kehadiran Satgas tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui kegiatan gotong royong ini, kami berharap hubungan kekeluargaan antara TNI dan warga semakin kuat, ” ujar Serda Kasmadi.
Aksi bersih-bersih yang berlangsung di area TK Airstrip Dagai itu tidak hanya sekadar membersihkan halaman gereja dan merapikan lingkungan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi refleksi kepedulian prajurit terhadap fasilitas ibadah, menumbuhkan rasa hormat dan kedekatan emosional. Wajah-wajah ceria terpancar dari warga yang antusias menyambut dan ikut serta dalam kerja bakti tersebut.
“Kepedulian terhadap fasilitas umum dan tempat ibadah menjadi salah satu bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat Papua, ” tambah Serda Kasmadi, menekankan bahwa inisiatif ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, sekaligus mempererat komunikasi sosial antara aparat dan warga.
Respons positif datang dari warga Kampung Dagai. Senyum merekah dan ucapan terima kasih tak henti-hentinya terlontar, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan Satgas Yonif 631/Antang. Mereka merasakan betul semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditularkan oleh kehadiran para prajurit.
Program Bhakti TNI ini terus menjadi jembatan bagi Satgas Yonif 631/Antang untuk membangun hubungan yang humanis dan akrab dengan masyarakat Papua. Sebuah langkah kecil namun bermakna besar dalam menjaga situasi keamanan yang damai dan kondusif di wilayah penugasan.
(Pen Satgas Yonif 631/Antang)

Achmad Sarjono